Akademik

Mahasiswa S1

Departemen Geografi Pembangunan (DGP)

Mata Kuliah, Kurikulum, dan Silabus

Kurikulum yang berlaku di program studi S1 Pembangunan Wilayah saat ini mengacu pada Kurikulum Tahun 2022. Mahasiswa wajib memenuhi syarat minimal 144 SKS dan maksimal 169 SKS selama masa studi dengan mengambil mata kuliah yang telah disediakan. Mata kuliah yang ditawarkan bersifat paket untuk tahun pertama kuliah. Selain itu terdapat mata kuliah wajib, mata kuliah pilihan, dan mata kuliah MBKM. Mata kuliah wajib berasal dari mata kuliah wajib Ikatan Geograf Indonesia (IGI), wajib universitas, wajib fakultas, dan wajib program studi. Sedangkan, mata kuliah pilihan disusun sesuai dengan potensi pengembangan keilmuan program studi pembangunan wilayah.

Tema Perkuliahan

1

Tahun Pertama

Pengenalan Dasar Keilmuan Geografi dan Pembangunan Wilayah

2

Tahun Kedua

Pengenalan dan Penguatan Kemampuan Analisis Kewilayahan

3

Tahun Ketiga

Pengenalan dan Penguatan Kemampuan Perencanaan Kewilayahan

4

Tahun Keempat

Penyusunan Tugas Akhir

Secara umum terdapat dua konsentrasi dari bidang pembangunan wilayah yang dapat dipilih oleh mahasiswa. Adapun kedua konsentrasi tersebut adalah Konsentrasi Bidang Kewilayahan dan Konsentrasi Tata Ruang Wilayah. Adapun berikut disajikan alur pemilihan mata kuliah konsentrasi di program studi Pembangunan Wilayah Fakultas Geografi UGM.

Silabus

Wajib IGI

Mata kuliah ini mempelajari dasar-dasar metode pembuatan dan penggunaan peta sebagai alat komunikasi dan analisis keilmuan geografi. Materi terdiri dari batasan dan ruang lingkup yang dipelajari dalam kartografi, sejarah kartografi, skala dan proyeksi peta, simbol peta, lettering dan penempatan nama-nama geografi, generalisasi, metode penyajian relief, dan dasar-dasar membaca peta. Mata kuliah ini juga membahas perkembangan mutakhir dari kartografi meliputi pemetaan digital, atlas elektronik, multimedia kartografi, hingga web cartography.

Mata kuliah praktik pendukung teori Kartografi.

Pengertian Geografi, perkembangan sifat dan lingkungan tema Geografi; Kaitan Ilmu Geografi dengan ilmu lain dalam konteks ilmu kebumian, dan terapan Ilmu Geografi; Pengantar Filsafat Ilmu; Obyek kajian Geografi meliputi pendekatan keruangan, pendekatan kelingkungan dan kompleks wilayah; Pemahaman unit analisis, teknik analisis, operasionalisasi (applied research) dalam Geografi dan Ilmu Lingkungan, Pengembngan Wilayah dan Kartografi dan Penginderaan Jauh; Identifikasi, inventarisasi dan evaluasi fenomena geosfera untuk pemecahan problematika wilayah, dan pengembangan potensi wilayah.

Definisi, ruang lingkup, konsep dan aspek dasar geomorfologi (morfologi, morfostruktur, morfokronologi, dan morfoaransemen; 9 prinsip dalam geomorfologi), serta kontribusi geomorfologi dalam ilmu geografi; Konsep bentuklahan: relief, struktur, dan proses; Faktor-faktor penentu proses geomorfologi: iklim, struktur, batuan, dan manusia (skala waktu Kwarter); Klasifikasi dan karakteristik bentuklahan atas dasar genesis.

Mata Kuliah Geografi Regional Indonesia merupakan mata kuliah wajib pada level nasional bagi mahasiswa Sarjana Geografi. Mata kuliah ini pada dasarnya berisi tentang pemahaman wilayah, termasuk aspek fisik, lingkungan, dan social ekonomi, yang ditujukan untuk memperkuat pemahaman mahasiswa terhadap aspek-aspek regional negara Indonesia dengan tujuan akhir memperkuat nasionalisme mahasiswa. Mata kuliah ini dibagi menjadi beberapa capaian pembelajaran dasar dan teknis (metode) dengan lebih menitikberatkan pada aspek dasar keilmuan.

Mata Kuliah Praktikum Geografi Regional Indonesia ini aktivitas pembelajaran praksis dari Mata Kuliah Geografi Regonal Indonesia. Mata kuliah ini merupakan mata kuliah wajib yang telah disepakati oleh organisasi profesi pada Ikatan Geograf Indonesia. Hal ini disebabkan pada tahun pertama mahasiswa di perguruan tinggi, diharapkan mampu memahami materi dasar tentang ke-geografia-an yang salah satunya terkait dengan materi Geografi Regional. Pengembangan judul redaksional mata kuliah bukan hanya kata Geografi Regional semata, melainkan terdapat kata Indonesia sebagai upaya kontekstualisasi dan kasus penerapan ilmu geografi regional dalam wilayah Negara Indonesia.

Mata kuliah ini pada dasarnya merupakan bagian dari perkembangan Ilmu Wilayah, yangmana pengembangan Ilmu Wilayah yang dilakukan oleh bidang Ilmu Geografi menghasilkan prespektif geografis dalam mengkaji sebuah region (wilayah). Disamping itu, Ilmu Geografi Regional merupakan ilmu klasik dalam studi geografi, karena pada era awal perkembangan studi geografi, kebanyakan metode dan Teknik yang digunakan seringkali didekati dengan ilmu regional ini, seperti pencatatan narasi-deskriptif terhadap hasil ekspedisi internasional lintas benua, dll.

Pada saat ini, metode dan Teknik yang digunakan dalam studi geografi regional sudah banyak berkembang, bukan hanya terkait pencatatan naratif terkait potensi sebuah wilayah, melainkan telah berkembang menjadi metode analitik. Salah satu Teknik yang akan digunakan dalam praktikum ini yaitu Teknik regionalisasi (pewilayahan) dan juga penyusunan tipologi wilayah. Hal ini diterapkan di Negara Indonesia, sebagai upaya untuk memberikan pemahaman tentang potensi sumberdaya wilayah Indonesia yang kemudian akan selaras dalam menciptakan prinsip-prinsip dalam wawasan nusantara. Oleh karena itu, terdapat dua sasaran utama dari mata kuliah ini yaitu memberikan kompetensi penerapan metode dan Teknik dalam geografi regional, serta yang kedua adalah mempraktikkan pengolahan data potensi sumberdaya regional di Negara Indonesia.

Wajib Fakultas

Mata kuliah ini mempelajari tentang fungsi, grafis fungsi, fungsi aljabar, limit fungsi, limit barisan, interval derivatif.

Wajib Program Studi

Mata kuliah Teori Keruangan membahas konsep ruang dan korelasinya dengan kajian geografi, struktur ruang, teori dan aplikasi ruang, interaksi ruang, model pengembangan ruang, model pendekatan struktur ruang perkotaan, dan teori lokasi.

Teori pembangunan memberikan pemahaman dasar tentang pembangunan dan perkem-bangannya serta hubungannya dengan Ilmu Geografi. Pengetahuan tentang perkembangan terkini pembangunan dan dampaknya terhadap kehidupan manusia. Konsep-konsep dan teori-teori dalam studi pembangunan dari awal perkembangannya hingga terkini yang diterapkan, hingga pentingnya pemahaman pembangunan berkelanjutan (sustainable development). Diharapkan mahasiswa mengikuti proses pembelajaran sehingga mampu menarik keterkaitan Ilmu Geografi dengan persoalan-persoalan pembangunan baik pada tingkat nasional, regional, hingga tingkat lokal.

Mata kuliah Pengantar ilmu Ekonomi merupakan mata kuliah yang memberikan pemahaman mengenai arti penting ilmu ekonomi dalam disiplin pembangunan wilayah. Mahasiswa diharapkan dapat memahami peranan dari teori-teori mikroekonomi dan makroekonomi dalam pembangunan wilayah.

Mata kuliah ini memuat dua materi pokok, yaitu bagaimana meningkatkan kemampuan akademik mahasiswa mulai dari awal masuk perkuliahan dan komponen-komponen utama Bahasa Inggris untuk mendukung kemampuan akademik. Selain itu, melalui dua materi tersebut, diharapkan kemampuan berkomunikasi mahasiswa semakin meningkat. Di awal materi, mahasiswa dikenalkan seperti apa transisi dari sekolah menengah atas atau yang sederajat kemudian memasuki dunia kampus. Mahasiswa juga diajak untuk bersama-sama mendesain peta jalan (road map) selama berkuliah. Selanjutnya, pengenalan keprodian mengenai apa itu program studi pembangunan wilayah dan arti penting serta perkembangannya juga diberikan sewaktu perkuliahan. Mahasiswa juga dikenalkan beberapa kemampuan dasar seorang geographer. Selanjutnya, beberapa hal yang berkaitan dengan kemampuan akademik yang dibutuhkan selama mengikuti pendidikan sarjana juga dikenalkan. Di bagian pertama, mengenai kemampuan belajar, akan diakhiri dengan bagaimana mahasiswa akan belajar untuk memecahkan suatu masalah (problem-solving skills). Bagian kedua akan memuat kemampuan berbahasa Inggris yang mendukung kemampuan akademik. Materi mengenai bagaimana membaca dan menulis kritis diberikan sewaktu perkuliahan. Kemudian bagaimana meningkatkan kemampuan mendengarkan dan berbicara dalam Bahasa Inggris secara ringkas juga akan disampaikan sewaktu perkuliahan. Selanjutnya, mahasiswa akan didampingi untuk mengembangkan bagaimana kemampuan berkomunikasinya secara akademik kepada rekan-rekan mahasiswanya, dosen-dosen, ataupun pihak-pihak lain yang nantinya akan mendukung ekosistem akademiknya. Terakhir, mahasiswa akan didampingi untuk menyampaikan bagaimana ide-idenya semisal dalam satu presentasi ilmiah atau menyampaikan tugas-tugas perkuliahannya.

Wajib Fakultas

Mata kuliah ini memberikan pengetahuan tentang penginderaan jauh yang meliputi perolehan data (data acquisition) dan analisis data (data analysis) penginderaan jauh. Pada perolehan data diuraikan cara perekaman citra dari wahana pesawat terbang (airborne sensing) dan dari satelit (spaceborne sensing), menggunakan kamera maupun scanner. Pada analisis data dijelaskan tentang perolehan data dari citra penginderaan jauh melalui interpretasi citra manual dan digital untuk perolehan data dan informasi geografi (objek fisik dan buatan manusia) dan lingkungan. Data geografi yang diperoleh tersebut merupakan penyusun basis data spasial wilayah. Aspek bisnis terkait penginderaan jauh dibincangkan untuk menambah wawasan entrepreneur mahasiswa. MK diberikan dalam bentuk team teaching, tanpa syarat MK lain sebelumnya.

Mata kuliah praktik pendukung teori penginderaan jauh.

Studi tentang ruang lingkup kajian atmosfer dan hidrosfer; radiasi, suhu dan kelembapan udara; tekanan udara, massa udara, front dan angin; daur hidrologi dan neraca air; presipitasi dan hujan wilayah; evaporasi dan evapotranspirasi, klasifikasi iklim; air permukaan; airtanah, danau dan kualitas air.

Mahasiswa dapat memahami konsep dasar statistika, pola data, peluang dan ekspektasi, dalil limit pusat, penaksiran dan pengujian hipotesis, analisis variansi, korelasi dan regresi. Pembahasan mengenai ruang lingkup dan kegunaan statistika. Penyederhanaan data, ukuran pembedaan dan penyebaran data, persamaan garis dan penyajian dalam tabel. Daftar frekuensi, histogram dan dahan daun, diagram kotak, garis dan pancaran titik. Pemodelan keragaman melalui kaidah peluang dan fungsi sebarannya. Pembahasan mengenai populasi dan contoh. Pendugaan parameter dan uji hipotesis. Analisis regresi dan koreksi sederhana.

Prinsip geografi tanah, survei dan pemetaan tanah, mengenali tentang variasi spasial faktor pembentuk tanah, pedogenesi, dan sifat tanah, dan menerapkan pengetahuan tentang riset geografi tanah.

Fundamental of Geomorphology (Practicum), SKS 1, Semester II, Wajib 

Mata kuliah praktik pendukung teori geomorfologi.

Kuliah ini bertujuan untuk memberikan pemahaman fenomena dan permasalahan bentang alam dan bentang budaya di lapangan, mengidentifikasi fenomena geosfera secara keruangan yang mencakup aspek fisik, sosial, ekonomi, dan budaya. Pengenalan bentang geografis tersebut dimaksudkan untuk mengkaitkan antara komponen geobiofisik dengan aspek manusia beserta kegiatannya melalui pendekatan keruangan, kelingkungan, dan kompleks wilayah.

Wajib Program Studi

Mata Kuliah Ilmu Wilayah disajikan sebagai respons untuk mempersiapkan sumberdaya manusia di bidang pembangunan wilayah yang mampu memahami potensi serta permasalahan wilayah. Bagian awal mata kuliah ilmu wilayah akan dibahas tentang pengertian dan kedudukan ilmu wilayah dalam lingkup studi geografi dan konteks pembangunan, serta mengenai pentingnya mempelajari ilmu wilayah. Selanjutnya, materi pokok kajian mata kuliah ini meliputi konsepsi wilayah, cara pandang/pendekatan terhadap wilayah, komponen wilayah, regionalisasi potensi dan permasalahan wilayah, serta dinamika dan pertumbuhan wilayah beserta faktor determinannya. Mata kuliah ini juga memberikan kajian analisis wilayah dalam dua pendekatan utama yaitu interregional dan intraregional. Selain itu, mata kuliah ini juga memberikan materi tentang model pembangunan wilayah yang meliputi teori dan paradigma pembangunan wilayah, serta strategi pengembangan wilayah baik dalam perpektif sosial ekonomi wilayah maupun lingkungan. Bagian akhir mata kuliah ini dibahas pula mengenai globalisasi dan perkembangan wilayah serta kerjasama regional.

Mata Kuliah Pengantar Perencanaan Wilayah berada pada naungan Program Studi Pembangunan Wilayah, Departemen Geografi Pembangunan, Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada. Posisi MK ini sebagai mata kuliah dasar dan wajib diambil dikarenakan menjadi dasar keilmuan dan praktek pembangunan wilayah. Mata kulian ini mendukung kompetensi lulusan prodi pembangunan wilayah yang memiliki pengetahuan, kemampuan, dan pengetahuan dalam melakukan analisa dalam mendukung perumusan kebijakan pembangunan wilayah. 

Perencanaan wilayah adalah pendekatan yang menyeluruh dan strategis untuk mengelola perkembangan, pertumbuhan, dan pengorganisasian wilayah geografis pada berbagai macam tingkatan, mulai dari metropolitan sampai perdesaan. Fokus utamanya adalah untuk menciptakan lingkungan yang berkelanjutan dan efisien bagi masyarakat dengan mempertimbangkan berbagai faktor yang mempengaruhi kehidupan dan aktivitas di wilayah tersebut. Perencanaan wilayah mengintegrasikan berbagai aspek penting, termasuk perkembangan fisik, penggunaan lahan, transportasi, lingkungan, infrastruktur, dan pelayanan publik. Tujuan utamanya adalah untuk mencapai keseimbangan yang seimbang antara pertumbuhan ekonomi, sosial, dan lingkungan dalam jangka panjang. Melalui perencanaan regional, berbagai tantangan kompleks, seperti urbanisasi yang cepat, ketimpangan sosial, dan degradasi lingkungan, dapat diatasi.

Kuliah ini memberikan pengantar dari lingkup, teori, proses prosedur perencanaan, sampai akhirnya mahasiswa diberikan kemampuan dalam menganalisis permasalahan dan isu strategis pembangunan, dengan memberikan banyak kasus diperkuliahan termasuk tugas kasus untuk diselesaikan. Tugas kasus sekaligus memberikan kemampuan mengidentifikasi peluang dan tantangan di wilayah tertentu dan mengembangkan strategi dan perencanaan jangka panjang dan menengah, baik spasial maupun non spasial sektoral.

Pada struktur kurikulum Prodi Pembangunan Wilayah, kuliah ini masuk dalam kuliah wajib dan menjadi dasar bagi kuliah-kuliah selanjutnya. Lanjutan pelaksanaan mata kuliah pengantar perencanaan pengambangan wilayah ini, mahasiswa akan diarahkan untuk mengikuti mata kuliah perencanaan strategis, perencanaan tata ruang dan perencanaan sektor lain seperti pariwisata, pertanian, industri, dan sebagainya. Mata kuliah tersebut menjadi ujung praksis dari penerapan pengetahuan, ketrampilan, sampai sikap dari mahasiswa yang telah mengambil mata kuliah ini, untuk kepentingan berbagai aktivitas pembangunan di Indonesia.

Geografi Perdesaan  adalah meletakkan dasar-dasar pengetahuan mengenai wilayah perdesaan dari perspektif geografi. Cakupan substansinya meliputi evolusi dan perkembangan ilmu, lingkup substansi, cara pendekatan dan contoh-contoh kasus studi Geografi Perdesaan dan terapannya dalam pembangunan wilayah.

Mata kuliah Geografi Pembangunan merupakan mata kuliah wajib bagi mahasiswa di semester awal perkuliahan di Program Studi Pembangunan Wilayah. Mata kuliah ini diharapkan mampu memberikan gambaran terhadap mahasiswa tentang ilmu geografi pembangunan sebagai bagian dari ilmu geografi. Selain pemahaman tentang konsep, mata kuliah ini juga memberikan pemahaman mengenai berbagai pemasalahan pembangunan pada berbagai variasi space, serta prinsip dasar dalam menilai pembangunan. Di akhir, mahasiswa akan berlatih untuk menganalisis dokumen pembangunan dengan model studi kasus. Metode pembelajaran yang digunakan meliputi ceramah, diskusi, tugas kelompok, dan presentasi.

Wajib IGI

Tujuan mata kuliah ini menjelaskan kepada mahasiswa tentang pendekatan geografi manusia, studi yang sistematis mengenai pola dan proses yang membentuk pemahaman manusia tentang permukaan bumi beserta pemanfaatannya dan keterbatasannya. Mahasiswa menggunakan konsep spasial dan analisis bentang lahan untuk mengkaji organisasi sosial dan konsekuensi lingkungan yang terjadi. Isi mata kuliah tentang pendahuluan, pendekatan dan teori perspektif Geografi Manusia, isu kependudukan, pendekatan konseptual tentang proses dan pola budaya,organisasi politik dari ruang, pertanian dan penggunaan lahan di perdesaan, pembangunan ekonomi dan proses industrialisasi, urbanisasi dan penggunaan lahan di perkotaan, dan globalisasi.

Wajib Fakultas

Mata kuliah ini membahas teknologi sistem informasi geografis dan aplikasinya dalam bidang geografi. Penekanan mata kuliah ini adalah pada hal-hal yang berkaitan dengan pengetahuan fundamental dari SIG, meliputi; konsep sistem informasi, sistem informasi spasial dan basis data spasial. Dijelaskan pula mengenai komponen SIG digital dan peranan masing-masing komponen dalam berbagai bidang terapan; manajemen basis data dalam SIG, baik manajemen data grafis maupun data atribut; penilaian kualitas data spasial; manipulasi data grafis dan atribut; pemrosesan data dan penyajian data baik dalam bentuk peta, tabular, report, maupun cara lainnya.

Mata kuliah praktik pendukung teori  sistem informasi geografi.

Struktur dan fungsi organisme hidup; Prinsip perkembangbiakan dan populasi organisme (termasuk perkembangan dan genetika); Homologi, analogi adaptasi dan evolusi; Keanekaragaman organisme (tanaman, klasifikasi dan penyebarannya); Populasi, lingkungan & persebarannya secara geografis (aliran energi melalui biosfer, daur dalam biosfer, pertumbuhan populasi); Peran manusia dalam lingkungannya.

Wajib Program Studi

Mata Kuliah ini menjelaskan tentang : (1) Dasar-dasar analisis sosial ekonomi untuk perencanaan pengembangan wilayah, (2) Metode survei sosial ekonomi untuk kebutuhan analisis wilayah, (3) Analisis struktur masalah akan diberikan sebagai bagian dari proses penyusunan kebijakan, (4) Analisis sosial ekonomi yang menjadi pokok bahasan antara lain analisis kependudukan dan ketenagakerjaan, (5) Analisis keuangan daerah, analisis ekonomi, analisis multiplier, (6) Analisis pendapatan regional, teknik regionalisasi, (7) Analisis LQ, (8) Analisis shift-share, (9) Analisis kesenjangan, analisis distribusi, analisis kompatibilitas matrix, linier programming, (10) Analisis pelayanan dan teknik lain yang dipandang perlu seperti daya dukung wilayah, regionalisasi dan teknik pengambilan keputusan.

Mata Praktikum Teknik Analisis Regional ini merupakan mata praktikum wajib di Program Studi Pembangunan Wilayah, Fakultas Geografi UGM. Secara umum, mata praktikum ini memberikan gambaran mengenai konsep, metode, dan penerapan berbagai teknik analisis yang digunakan dalam kajian pembangunan wilayah. Praktikum ini menekankan pada keterampilan mahasiswa dalam melakukan analisis perkembangan wilayah, ekonomi wilayah, keuangan daerah, kependudukan dan ketenagakerjaan, kesejahteraan sosial, pelayanan, serta struktur wilayah. Dengan melalui rangkaian praktikum ini, mahasiswa diharapkan mampu menguasai keterampilan teknis dalam pengolahan data, interpretasi hasil, serta memberikan rekomendasi yang relevan dalam konteks perencanaan dan pembangunan wilayah. Penyajian mata praktikum ini selaras dengan visi, misi, dan tujuan pembelajaran Program Studi Pembangunan Wilayah untuk menghasilkan lulusan yang kompeten, profesional, serta memiliki kemampuan analitis dalam perencanaan pembangunan wilayah.

Mata kuliah ini membahas konsep, teori, dan aplikasi ekonomi regional dalam pembangunan wilayah, termasuk isu ketimpangan, pertumbuhan, investasi, sektor unggulan, hingga strategi daya saing wilayah. Mahasiswa diharapkan memahami teori sekaligus mampu menganalisis data ekonomi regional dan menyusun rekomendasi kebijakan pembangunan wilayah.

Setiap kegiatan penelitian, baik itu dilakukan melalui pendekatan kuantitatif maupun kualititatif tidak akan terlepas dari data, pengolahan data, dan analisinya. Data merupakan bahan baku informasi untuk memberikan gambaran spesifik tentang obyek penelitian yang kita teliti. Data adalah fakta empirik yang dikumpulkan oleh peneliti guna memecahkan masalah atau menjawab pertanyaan penelitian. Pengolahan dan analisis data hasil penelitian berbeda satu dengan lainnya, pengolahan data dilakukukan setelah peneliti menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan penelitian baik dari mulai observasi, penyebaran instrument penelitian serta pengumpulan sebaran hasil penelitian, lalu berikutnya adalah melakukan pengolahan hasil data penelitian. Setelah hasil penelitian tersebut diolah, maka kegiatan berikutnya adalah melakukan analisis data dan biasanya kegiatan ini ditempatkan pada bagian menjelang akhir yakni sebelum peneliti menyimpulkan hasil penelitian.

Mata Praktikum Pengelolaan dan Analisis Data disajikan sebagai respons kalangan Perguruan Tinggi sebagai institusi yang mempersiapkan sumberdaya manusia di bidang pembangunan wilayah terhadap berbagai persoalan dalam pengelolaan dan analisis data wilayah.  Melalui praktikum ini mahasiswa diberi kemampuan dan ketrampilan dalam pengelolaan/manajemen data wilayah yang dimulai dengan pengenalan software basis data terutama File Maker, pemahaman terhadap basis data, pembuatan struktur data, dan penyusunan basis data. Dalam praktikum ini mahasiswa juga diberi kemampuan dalam memanipulasi data dengan berbagai metode dan teknik. Mahasiswa juga dibekali teknik import data dari beberapa format, eksport data ke beberapa format yang dapat dibaca oleh Software Geograhic Information System. Selain itu mahasiswa juga diarahkan agar dapat membuat rancangan antar muka pengelolaan basis data, merancang tombol-tombol berserta script-nya, dan merancang group pengguna berserta hak aksesnya. Selanjutnya mahasiswa dibekali ketrampilan agar mampu menggabungkan basisdata tersebut dengan data grafis yang sesuai dengan menggunakan software ArcView atau ArcGIS kemudian  menerapkan berbagai metode analisis data untuk kepentingan perencanaan pengembangan wilayah. Praktikum diberikan dalam bentuk tutorial yang dibagi dalam kelompok yang terdiri dari 15-20 mahasiswa dan masing-masing kelompok dibimbing oleh 2 (dua) orang asisten.

Mata kuliah Studi Perkotaan merupakan mata kuliah wajib lanjutan di Program Studi Pembangunan Wilayah, Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada. Tujuan pokok mata ajaran ini adalah untuk membekali mahasiswa tentang pengertian dasar tentang kota dan wilayah perkotaan, isu-isu pokok yang sering dihadapi, dan kebijakan pembangunan dan perencanaan dalam wilayah perkotaan. Diharapkan bahwa dengan selesainya mahasiswa mengikuti proses pembelajaran mata ajaran studi perkotaan ini, mahasiswa mendapat pengetahuan dan pemahaman yang komprehensif dan terpadu tentang wilayah perkotaan.

Mata kuliah ini bertujuan untuk membekali mahasiswa tentang pemahaman dan aplikasi keragaman perspektif tentang posisi penduduk dalam pembangunan; interaksi penduduk, sumberdaya dan lingkungan; dinamika kependudukan dalam pembangunan; faktor fertilitas dan kelahiran dalam pembangunan; faktor morbiditas dan mortalitas dalam pembangunan; faktor mobilitas penduduk dan migrasi dalam pembangunan; globalisasi dan migrasi internasional; diaspora dalam pembangunan; kualitas penduduk dan pengukurannya; transmigrasi dalam pembangunan regional; teknik analisis kependudukan; dan kebijakan kependudukan. Selain itu matakuliah ini juga membahas aspek-aspek kependudukan dan isu-isu kependudukan kontemporer yang secara langsung memiliki implikasi dalam pembangunan.

Pilihan Program Studi

Pariwisata adalah fenomena kompleks yang melibatkan pergerakan orang, barang, jasa, dan informasi melintasi ruang dan waktu. Geografi pariwisata adalah cabang geografi yang mempelajari pola spasial, proses, dan dampak pariwisata. Geografi pariwisata mencakup berbagai topik, seperti lokasi dan distribusi tujuan wisata, atraksi, dan pasar; aksesibilitas dan konektivitas kawasan pariwisata; dampak lingkungan, sosial, budaya, dan ekonomi dari pengembangan pariwisata; perencanaan dan pengelolaan sumber daya dan kegiatan pariwisata; serta interaksi dan hubungan antara wisatawan, tuan rumah, dan pemangku kepentingan lainnya. Geografi pariwisata juga meneliti motivasi, preferensi, perilaku, dan pengalaman wisatawan, serta makna dan representasi tempat wisata dan lanskap. Dengan mempelajari mata kuliah ini diharapkan mahasiswa dapat memahami berbagai aspek yang relevan berkaitan dengan pariwisata tersebut serta relasinya dalam konteks pendekatan keilmuan geografi. Sehingga akan didapatkan pemahaman yang komprehensif dalam melihat fenomena pariwisata dalam perspektif ilmu geografi.

Lahan merupakan substansi alam (biosfer) yang fundamental bagi kehidupan manusia, karena menyediakan dan menjadi wadah berbagai sumberdaya alam lainnya. Dalam perkembangan peradaban, lahan akan selalu menjadi salah satu fokus perhatian pembangunan, dalam hal inventarisasi, peningkatan produksi dan perlindungan lingkungan hidup. Pada ruang biosfer ini, populasi manusia terus bertambah dari waktu ke waktu. Peningkatan populasi ini akan diikuti dengan peningkatan kebutuhan seiring dengan perkembangan peradaban tersebut. Di sisi lain, ketersediaan lahan dalam aspek luasan tetap, dan bahkan semakin menurun apabila dilihat dari kebutuhan terhadap lahan yang berkualitas layak untuk memenuhi produksi yang optimal. Dengan demikian, dalam perspektif pengembangan wilayah, lahan tidak hanya dipandang sebagai sumberdaya yang menyediakan segala kebutuhan manusia, akan tetapi juga perlu dilihat dari sudut pandang ekologi dan lingkungan yang perlu dikonservasi. Tata Guna Lahan merupakan salah satu aktivitas proses sistematis yang kompleks dan multi-konsep. Proses ini melibatkan berbagai elemen secara terintegrasi antara aspek manusia (perencana, pengguna lahan, pengambil keputusan), teknologi, metode, data dan informasi yang lengkap. Oleh karena itu dalam mata kuliah ini diberikan muatan-muatan yang akan mencakup berbagai aspek tersebut. Selain itu mata kuliah ini juga diberikan untuk memberikan bekal bagi mahasiswa agar dapat memahami dan menganalisis konteks sumberdaya lahan dan Upaya sistematis untuk memenuhi kebutuhan pengembangan ruang dan wilayah secara lebih luas.

Indonesia sebagai negara kepulauan membutuhkan pendekatan pembangunan yang sesuai dengan karakter wilayah kepulauan, untuk mewujudkan poros maritime dunia. Pembangunan wilayah berbasis kepulauan harus dapat memecahkan masalah terkait konektivitas antar pulau, penyediaan dan perbaikan infrastruktur maritim, hilirisasi dalam pengelolaan sumber daya alam, kebencanaan, serta ketahanan dan keamanan yang disebabkan oleh kondisi geofisik, geopolitik, dan geoekonomi.

Pengembangan pulau-pulau kecil dan pesisir merupakan mata kuliah yang dibangun dari paradigma archipelago geography atau geografi kepulauan. Merupakan paradigma rintisan untuk membangun teori dan konsep pembangunan baru yang berakar dari karakter budaya kepulauan Indonesia. Mata kuliah ini mempelajari mulai dari: Karakteristik fisik, sosial, ekonomi, dan budaya pulau-pulau kecil dan pesisir; kebijakan pengembangan pulau-pulau kecil dan pesisir; manajemen konflik kepentingan dalam pengembangan pulau-pulau kecil dan pesisir; Participatory resource assessment dalam pengembangan pulau-pulau kecil dan pesisir; hingga studi kasus perencanaan pengembangan pulau-pulau kecil dan pesisir. Oleh karena itu mata kuliah ini disusun dengan model pembelajaran project-based learning untuk mendukung penerapan student centered learning (SCL).

Mata kuliah ini sudah ditawarkan sebagai mata kuliah lintas prodi di UGM, menggunakan Massive Open Online Course (MOOC) dan pemanfaatan Elok sebagai Learning Management System (LMS) akan membantu dalam menjangkau peserta kuliah yang lebih luas dari berbagai latar belakang. Harapannya dalam setiap sesi akan terjalin diskusi akademis dan pengembangan konten pembelajaran secara berkelanjutan.

Pada dasarnya, mata kuliah ini akan mengajarkan pemahaman dan kemampuan mahasiswa terhadap kompetensi dalam melaksanakan survei terpadu (integrated survey). Kemampuan yang dimaksud dapat melingkup kemampuan dalam mengidentifikasi target pengumpulan data, penyiapan peralatan survei, sampai dengan proses input data survei. Survei terpadu yang dimaksud diatas dapat berkaitan dengan metode pengumpulan data dari berbagai sumber, seperti data yang bersumber dari penginderaan jauh, data statistik, sampai dengan data primer yang dikumpulkan dari proses pengumpulan di lapangan.

Pada mata kuliah ini akan diberikan kemampuan dalam menerapkan survei terpadu pada kasus kompetensi kerja yang tertuang dalam SKKNI Informasi Geospasial. Urgensi menerapkan kasus ini, dikarenakan lulusan geografi dapat memilih jalur profesi berupa Profesi Geografer yang telah diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 45 Tahun 2021 tentang Penyelenggara Informasi Geospasial, dan PP ini merupakan turunan dari Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Beberapa tahapan dan syarat untuk mendapatkan profesi Geografer ini sudah diatur dalam Peraturan BIG Nomor 14 Tahun 2021 tentang Tenaga Profesional Yang Tersertifikasi di Bidang Informasi Geospasial. Pada peraturan tersebut disebutkan bahwa salah satu syarat untuk mendapatkan profesi Geografer harus memiliki salah satu kompetensi kerja pada SKKNI Informasi Geospasial.

Kompetensi kerja dalam SKKNI Informasi Geospasial (IG) terdiri dari 7 (tujuh) sub bidang yaitu survei terestris, hidrografi, fotogrametri, penginderaan jauh, system informasi geografi, kartigrafi, dan survei kewilayahan. SKKNI IG yang dimaksud telah ditetapkan melalui Keputusan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 172 Tahun 2020. Oleh karena itu, dalam rangka memberikan bekal pamahaman dan kemampuan mahasiswa pada Program Studi Pembangunan Wilayah di Fakultas Geografi UGM yang tertarik mengambil jalur profesi, maka ditetapkan mata kuliah yang akan memberikan bekal kompetensi kerja yang berkaitan dengan SKKNI Sub Bidang Survei Kewilayahan.

Pada konteks materi perkualiahan, terdapat keterkaitan antara materi konseptual tentang survei terpadu dengan unit kompetensi pada SKKNI Sub Bidang Survei Kewilayahan. Unit kompetensi yang ada dalam SKKNI tersebut, dapat merepresentasi kebutuhan praktik studi kasus yang tertuang dalam materi survei terpadu. Oleh karena itu, pelaksanaan mata kuliah ini akan berbasis pada case-based learning/project-based learning.

Pada muatan unit kompetensi dan jenjang kualifikasi pada KKNI survei kewilayahan, disebutkan bahwa SKKNI Sub Bidang Survei Kewilayahan ini terdiri dari level atau jenjang 5 (surveyor) sampai dengan jenjang 9 (Ahli). Oleh karena mata kuliah ini akan diajarkan pada mahasiswa prodi S1 Pembangunan Wilayah, maka batasan ruang lingkup materi yang dakan disampaikan hanya pada level KKNI 5 (lima) dan 6 (enam) saja.

Pilihan Lintas Program Studi Geografi Lingkungan

Studi terkait karakter, proses, dan siklus lingkungan dalam menemukenali potensi solusi permasalahan ekologi dan lingkungan; jenis, permasalahan fisik dan sosial ekonomi dalam satuan ekosistem; mengkaji sumberdaya yang tidak terbarukan dan menangani sumberdaya yang terbarukan; analisis suksesi, daur energi, dan dampak terhadap lingkungan.

Prasyarat : sudah mengambil matakuliah Geografi Manusia dan Geografi Ekonomi

Sudi tentang distribusi, produksi dan karakteristik sumberdaya, yang membedakan satu wilayah dari yang lain, dengan terfokus pada pemanfaatan, evaluasi, konservasi dan pengelolaan sumberdaya dalam kaitannya dengan lingkungan.

Studi terkait makna kota, teori kota, urban extension, urban sprawl, dampak urban sprawl, makna dan dimensi pembangunan berkelanjutan, upaya pengelolaan kota, ekonomi kota, urbanisasi, dampak urbanisasi, revitalisasi kota, politik kota, sosiologi kota, serta globalisasi.

Konsep regionalisme/globalism/localism di Asia Pasifik dan keterkaitan dengan geografi politik; fisiografi dan sosiografi Asia Pasifik; analisis sumberdaya permasalahan; identifikasi potensi ketersediaan sumberdaya tiap region Asia Pasifik.

Mata kuliah ini berisi konsep dan teori; Tahapan perkembangan Transportasi; Karakteristik transportasi (darat, udara, laut, dan kereta api); Analisis jaringan dan konektivitas; Interaksi keruangan; Dasar perencanaan transportasi; Hubungan transportasi dengan tataruang.

Pilihan Lintas Program Studi Kartografi dan Penginderaan Jauh

Mata kuliah ini bertujuan agar mahasiswa dapat merancang dan mengaplikasikan algoritma dalam bahasa pemrograman, serta dapat melakukan pengembangan sistem. Pokok bahasan mata kuliah ini meliputi: konsep dasar algoritma, dasar-dasar pemrograman (variabel, tipe data, alur program, prosedur, dan fungsi), siklus hidup dan pendekatan pengembangan system, perangkat dalam pendekatan pengembangan sistem (Data Flow Diagram dan Use Case Diagram).

Mata kuliah praktik pendukung teori Algoritma dan Pemrograman.

Wajib Universitas

ISLAM : Konsep Ketuhanan, hubungan iman dan taqwa, hubungan interpersonal, hakikat manusia, 120okum, hak asasi manusia, demokrasi dalam islam, penerapan akhlaqul karimah dalam kehidupan, kaitan konsep IPTEK dan seni dalam islam, konsep masyarakat madani, ekonomi islam, kebudayaan islam dan politik islam. KATHOLIK : Penghayatan pribadi, dialog antar umat, dialog antar agama, sikap ketidak adilan. KRISTEN : situasi gereja dan masyarakat, peranan al-kitab dalam pembinaan warga gereja, masalah poko dalam kehidupan iman, penelaahan Al-Kitab, pembinaan kepribadian. HINDU : Sejarah hindu, penyebaran agama, Panca Sradda, jalan spiritual, catur marga sebagai pandangan hidup, ikatan catur warga dan tugasnya, Cilakrama Yadya Samskara Pemantapan. BUDHA : Pengertian Budha, Hinayana dan Mahayana, riwayat Budha Gautama, Pengikut Budha, Etika dan Moralitas, Perkembangan Agama, Ibadat dan kebaktian, Leturgi canon agama Budha Indonesia.

Mata Kuliah ini bertujuan untuk pemahaman Pancasila sebagai konsep filsafat melalui berbagai pendekatan yang meliputi pendekatan idealisme, pendekatan realisme, pendekatan humanisme, pendekatan eksistensialisme, pendekatan positivisme, dan pendekatan pragmatisme.

Tujuan kuliah ini memberikan dasar pemahaman kesadaran berbangsa dan bernegara secara bertanggungjawab bagi mahasiswa. Mata kuliah ini membahas tentang tujuan doktrin Nusantara dan Hankamnas, makna tri gatra dan panca gatra serta posisi silang, pengertian hakekat dan sifat ketahanan nasional, polstranes, konsep bela negara (termasuk sisos dan sistek), dan konsep sistem Hankamrata (termasuk sistatek dan sistasos).

Mahasiswa memiliki sikap positif terhadap bahasa Indonesia. Sikap positif dapat diwujudkan dengan mendorong mahasiswa memelihara bahasa nasional, mengutamakan bahasanya dan menggunakannya sebagai lambang identitas bangsanya, serta menggunakan bahasanya sesuai dengan kaidah dan aturan yang berlaku. Mahasiswa diharapkan dapat menyusun karya tulis ilmiah yang efektif, informatif, dan sistematis sesuai dengan tata bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Wajib Program Studi

Mata kuliah Pembiayaan Pembangunan merupakan salah satu mata kuliah wajib di Program Sarjana Program Studi Pembangunan Wilayah. Mata kuliah ini diharapkan dapat mendukung kemampuan para calon sarjana pembangunan wilayah melalui pembelajaran serta pemahaman berbagai sumber-sumber pembiayaan pembangunan beserta dinamikanya di dalam proses perencanaan dan penganggaran.

Mata Kuliah Perencanaan Penggunaan Lahan ini merupakan mata kuliah wajib di Prodi Pembangunan Wilayah, Fakultas Geografi UGM. Secara umum, mata kuliah ini berisi gambaran mengenai konsep, kedudukan, proses, pentahapan penyusunan, pelaksanaan, dan dampak perencanaan penggunaan lahan. Mata kuliah ini menekankan pada ilmu yang memberikan gambaran ke mahasiswa mengenai berbagai unsur mulai dari proses pentahapan penyusunan perencanaan penggunaan lahan dan berbagai kasus terkait. Dengan disajikannya mata ajaran ini diharapkan visi, misi dan tujuan pembelajaran Program Studi Pembangunan Wilayah dapat tercapai dan dapat menghasilkan lulusan yang berkualitas, profesional dan mempunyai kompetensi ahli di bidang perencanaan pembangunan wilayah.

Mata Praktikum Perencanaan Penggunaan Lahan ini merupakan mata praktikum wajib di Prodi Pembangunan Wilayah, Fakultas Geografi UGM. Secara umum, mata praktikum ini berisi gambaran mengenai pentahapan penyusunan, pelaksanaan, dan dampak perencanaan penggunaan lahan. Mata praktikum ini menekankan pada ilmu yang memberikan gambaran ke mahasiswa mengenai berbagai unsur mulai dari proses pentahapan penyusunan perencanaan penggunaan lahan, berbagai faktor yang perlu diperhatikan, termasuk evaluasi hasil perencanaan penggunaan lahan. Dengan disajikannya mata ajaran ini diharapkan visi, misi dan tujuan pembelajaran Program Studi Pembangunan Wilayah dapat tercapai dan dapat menghasilkan lulusan yang berkualitas, profesional dan mempunyai kompetensi ahli di bidang perencanaan pembangunan wilayah.

Mata ajaran Statistik Terapan disajikan sebagai respons kalangan Perguruan Tinggi sebagai institusi yang mempersiapkan sumberdaya manusia di bidang pembangunan wilayah terhadap berbagai persoalan dalam Statistik Terapan.  Melalui kuliah ini mahasiswa diberi kemampuan dan ketrampilan analisis statistik data wilayah, memberi makna hasil analisis dan prediksi atas dasar data wilayah secara kuantitatif, baik secara regional maupun sektoral. Matakuliah diberikan dalam bentuk team teaching. Muatan mata kuliah dan taraf berpikir mahasiswa yang mengikuti mata ajaran ini diharapkan dapat memiliki pengetahuan tentang bagaimana cara mengelola dan analisis statistic yang diterapkan pada konteks data wilayah.

Mata kuliah praktik pendukung mata kuliah Statistik Terapan. Melalui kuliah ini mahasiswa diberi kemampuan dan keterampilan analisis statistik data wilayah, memberi makna hasil analisis dan prediksi atas dasar data wilayah secara kuantitatif, baik secara regional maupun sektoral. Muatan mata kuliah dan taraf berpikir mahasiswa yang mengikuti mata ajaran ini diharapkan dapat memiliki pengetahuan tentang bagaimana cara mengelola dan analisis statistik yang diterapkan pada konteks data wilayah. Praktikum diberikan dalam bentuk tutorial yang dibagi dalam kelompok yang terdiri dari 15-20 mahasiswa dan masing-masing kelompok dibimbing oleh 2 (dua) orang asisten.

Mata Kuliah Metode Penelitian Pembangunan Wilayah ini merupakan mata kuliah wajib bagi mahasiswa Program Sarjana Program Studi Pembangunan Wilayah UGM. Mata ajaran Metode Peneltiian untuk pembangunan wilayah dilakukan untuk meletakkan dasar-dasar pengetahuan mengenai state of the art dan prosedur penelitian pembangunan wilayah dari perspektif geografi. Mata kuliah ini merupakan prasyarat yang harus dipenuhi mahasiswa untuk mengikuti kuliah Usulan Penelitian PW dan penyusunan skripsi Mata kuliah ini menjelaskan tentang: (1) Dasar-dasar pengetahuan mengenai penelitian dan metode penelitian, (2) Latar belakang filosofi keilmuan, (3) Pilihan paradigma penelitian, dan (4) substansi metode penelitian untuk bidang ilmu pembangunan wilayah. Metode pembelajaran yang digunakan meliputi ceramah, diskusi, kuis, tugas individual, tugas kelompok.

Kuliah Kerja Lapangan 2: Studio Analisis Kewilayahan adalah mata kuliah yang diberikan di semester 4 dan berstatus sebagai mata kuliah wajib. Mata kuliah ini memberikan dasar pemahaman kepada mahasiswa dalam konteks praktis dalam kerangka memahami wilayah secara komprehensif dan lebih operasional. Metode pembelajaran yang digunakan adalah kombinasi antara pembelajaran kelas, kerja studio mandiri dan kerja lapangan. Sistem pembelajaran secara keseluruhan dirumuskan di awal perkuliahan untuk menentukan lokasi KKL 2. Dengan demikian mahasiswa selanjutnya akan dapat mengetahui konteks pemahaman karakteristik wilayah sesuai lokasi yang akan dijadikan sebagai studi kasus (Case Based Learning). Dalam memahami karakteristik wilayah ini, lebih lanjut difokuskan pada analisis potensi dan permasalahan wilayah. Sehingga mahasiswa akan dengan mudah memahami seperti apa potensi wilayah berikut permasalahan yang dihadapi pada lokasi yang dituju. Dengan demikian, analisis terhadap faktor-faktor yang berpengaruh terhadap nilai potensi dan permasalahan wilayah tersebut pada gilirannya akan dapat ditemukan. Pemahaman terhadap karakteristik, potensi, permasalahan dan faktor pengaruh terhadap keduanya akan memberikan landasan berpikir yang kuat bagi mahasiswa untuk dapat melakukan proses perencanaan dan pengembangan wilayah pada fase-fase berikutnya.

Pilihan Program Studi

Mata kuliah Hukum Lingkung dan Pertanahan Pembangunan Wilayah bertujuan agar mahasiswa dapat memahami dasar hukum lingkungan dan pertanahan untuk digunakan sebagai pijakan dalam pembangunan wilayah. Mata ajaran ini membahas aspek hukum lingkungan dan pertanahan, kesepakatan internasional mengenai lingkungan hidup, Undang-undang Lingkungan Hidup dan Otonomi Daerah, penegakan hukum lingkungan, serta berbagai aspek hukum di bidang pertanahan dan agraria dalam pembangunan wilayah.

Aspek Hukum Lingkungan dan Pertanahan dalam konteks masa lalu, masa kini dan masa mendatang merupakan subjek penting di dalam proses pembangunan wilayah, mengingat aspek ini sangat mendasar dalam menentukan alokasi lahan untuk berbagai kegiatan pembangunan wilayah. Materi ini penting bagi mahasiswa agar mempunyai bekal yang cukup dalam memahami aspek legal dalam pembangunan wilayah, mengingat realitas menunjukkan bahwa konflik lahan yang terjadi berkaitan erat dengan persoalan penguasaan, pemilikan, penggunaan dan pemanfaatan lahan yang kesemuanya bertautan dengan persoalan hukum.

Di dunia yang berubah dengan cepat dan mengalami urbanisasi, penyediaan perumahan dan permukiman yang layak dan terjangkau menjadi prioritas utama bagi pemerintah. Perumahan memainkan peran penting dalam mencapai pembangunan berkelanjutan. Rumah tidak lagi dianggap hanya sebagai bangunan tempat tinggal tetapi meliputi keseluruhan sistem penghidupan masyarakat. Konsep perumahan membutuhkan pemahaman baru untuk secara efektif dan sinergis mengatasi masalah mendesak pencegahan permukiman kumuh, kesenjangan perkotaan, pembangunan ekonomi dan manusia, serta perubahan iklim.

Mata Praktikum Perencanaan Penggunaan Lahan ini merupakan mata praktikum wajib di Prodi Pembangunan Wilayah, Fakultas Geografi UGM. Secara umum, mata praktikum ini berisi gambaran mengenai pentahapan penyusunan, pelaksanaan, dan dampak perencanaan penggunaan lahan. Mata praktikum ini menekankan pada ilmu yang memberikan gambaran ke mahasiswa mengenai berbagai unsur mulai dari proses pentahapan penyusunan perencanaan penggunaan lahan, berbagai faktor yang perlu diperhatikan, termasuk evaluasi hasil perencanaan penggunaan lahan. Dengan disajikannya mata ajaran ini diharapkan visi, misi dan tujuan pembelajaran Program Studi Pembangunan Wilayah dapat tercapai dan dapat menghasilkan lulusan yang berkualitas, profesional dan mempunyai kompetensi ahli di bidang perencanaan pembangunan wilayah.

Mata Kuliah Pemberdayaan Penghidupan Masyarakat yang disajikan merupakan langkah antisipasi Program Studi Pembangunan Wilayah, Fakultas Geografi, Universitas Gadjah Mada sebagai institusi yang mempersiapkan sumber daya manusia di bidang pengembangan wilayah. Langkah ini selain sebagai upaya mengkaji bagaimana rumahtangga dan masyarakat mengelola segenap asset, aktivitas dan kapabilitasnya dalam memenuhi kebutuhan hidup dan mengembangkan potensi dirinya. Mata kuliah ini penting untuk mengatasi berbagai masalah pembangunan di tingkat masyarakat seperti masalah kemiskinan, pengangguran, keterbelakangan dan keterisolasian akses terhadap sumber-sumber pembangunan. Selain itu,  mata kuliah ini juga mengupas pemberdayaan penghidupan masyarakat melalui lensa gender dan kajian kebencanaan. 

Mata kuliah Isu-Isu Kontemporer Pembangunan Wilayah membahas berbagai isu aktual yang memengaruhi dinamika pembangunan wilayah pada skala lokal, nasional, hingga global. Mahasiswa akan mempelajari isu-isu seperti ketahanan energi, pengelolaan kawasan perbatasan, gender, serta pembangunan berkelanjutan. Melalui pembelajaran ini, mahasiswa dilatih untuk mengidentifikasi, menganalisis, serta memanfaatkan data dan informasi untuk mendukung proses pengambilan keputusan dalam mengomunikasikan gagasan pembangunan wilayah secara kritis dan kreatif.

Pilihan Lintas Program Studi Kartografi dan Penginderaan Jauh

Mata kuliah Ilmu Ukur Tanah mempelajari dasar-dasar ukur tanah (surveying). Materi terdiri dari pendahuluan, metode-metode pengukuran, sistem koordinat, aplikasi trigonometri, pengukuran sederhana, pengukuran meja lapangan, pengukuran cepat dan koreksi terhadap hasil pengukuran. Pengertian GPS secara umum, posisi dan sistem koordinat, metode dasar penentuan posisi dengan GPS, beberapa aplikasi GPS untuk survei dan pemetaan.

Mata kuliah praktik pendukung teori Ilmu Ukur Tanah.

Mata kuliah kartografi tematik ini mempelajari tentang cara pembuatan peta-peta tematik baik dari data fisik maupun data sosial-ekonomi, pemetaan kualitatif dan kuantitatif, penggunaan berbagai simbol (simbol titik, garis dan area), serta analisa dan sintesa peta beserta penyajian layout peta. Secara ringkas materi terdiri dari disain peta dasar, desain isi peta dan desain layout peta.

Mata kuliah praktik pendukung teori kartografi tematik.

Pilihan Lintas Program Studi Geografi Lingkungan

Studi mengenai konsep kebencanaan dari pendekatan keruangan, kelingkungan dan kewilayahan; risiko konstelasi geografis, geomorfologis, klimatologis, meteorologis, hidrologis dan distribusi elemen risiko bencana di Indonesia; perhitungan potensi bahaya, kerentanan, dan risiko bencana; metode penilaian dan proses penanggulangan bencana yang diterapkan di level praktis; konsep penanggulangan bencana yang telah diterapkan di Indonesia berikut siklus penanggulangannya.

Mata kuliah praktik pendukung teori manajemen kebencanaan.

Mata Kuliah Lintas

Dapat mengambil mata kuliah pilihan di prodi GEL dan KPJ maksimal 6 SKS

Dapat mengambil matakuliah pilihan di luar Fakultas maksimal 9 SKS dengan catatan diambil di semester 4/5 atau dibagi ke dua semester tersebut

Wajib Program Studi

Mata kuliah Teknik Analisis Keruangan disajikan sebagai respons kalangan Perguruan Tinggi sebagai institusi yang mempersiapkan sumberdaya manusia di bidang pembangunan wilayah terhadap berbagai persoalan dalam Metode dan Teknik Perencanaan yang berkenaan dengan Analisis Keruangan. Melalui kuliah ini mahasiswa diberi kemampuan dan keterampilan dalam memilih dan menerapkan metode-metode dan teknik-teknik yang berhubungan langsung dengan analisis keruangan dan kewilayahan sebagai dasar perencanaan dan pembangunan wilayah. Ada 4 (empat) aspek utama analisis keruangan yang dibahas dalam kuliah ini, yaitu distribusi keruangan, difusi keruangan, interaksi keruangan, dan alokasi keruangan. Kuliah diberikan dalam bentuk team teaching dan dilaksanakan dengan metode kuliah tatap muka dan praktikum.

Mata kuliah Praktikum Teknik Analisis Keruangan disajikan sebagai respons kalangan Perguruan Tinggi sebagai institusi yang mempersiapkan sumberdaya manusia di bidang pembangunan wilayah terhadap berbagai persoalan pembangunan, khususnya dalam memperkaya serta mendalami metode dan teknik perencanaan yang berkenaan dengan analisis keruangan.  Melalui praktikum ini mahasiswa diberi pemahaman, kemampuan dan keterampilan dalam memilih serta menerapkan metode-metode dan teknik-teknik yang berhubungan langsung dengan analisis keruangan maupun kewilayahan sebagai dasar perencanaan dan pembangunan wilayah menggunakan software GIS (ArcView maupun ArcGIS). Praktikum diberikan dalam bentuk tutorial yang dibagi dalam kelompok (kelas) yang terdiri dari 15-20 mahasiswa dan masing-masing kelompok dibimbing dosen dan didampingi oleh 2 (dua) orang asisten.

Prasyarat: lulus mata kuliah Metode Penelitian Pembangunan Wilayah (≥ D)

Mata kuliah ini menekankan pada proses penyusunan usulan penelitian berdasarkan metode ilmiah sebagai bagian dari rangkaian proses penulisan skripsi berbasis penelitian. Isi mata kuliah ini meliputi:

(1) Paradigma Penelitian dalam Geografi, 

(2) Menyiapkan Proposal Penelitian, 

(3) Perumusan Masalah Penelitian, 

(4) Perumusan Tujuan Penelitian, 

(5) Tinjauan Pustaka, 

(6) Menyusun Kerangka Teori, 

(7) Menyusun Hipotesis, 

(8) Sepintas tentang Metode Penelitian, 

(9) Melaksanakan Penelitian dan Menyusun Skripsi, 

(10) Beberapa Catatan Teknis Penyusunan Skripsi, dan 

(11) Teknik Presentasi Verbal.

Prasyarat: belum mengambil mata kuliah KKN

Mata ajaran Pengembangan Masyarakat yang disajikan merupakan langkah antisipasi Program Studi Pengembangan Wilayah, Fakultas Geografi, Universitas Gadjah Mada sebagai institusi yang mempersiapkan sumber daya manusia di bidang pengembangan wilayah. Langkah ini selain sebagai respons pengembangan masyarakat sebagai kunci pembangunan wilayah, sekaligus sebagai antisipasi terhadap berbagai masalah pembangunan di tingkat masyarakat seperti masalah kemiskinan, pengangguran, keterbelakangan dan keterisolaian akses terhadap sumber-sumber pembangunan Program Studi Pembangunan Wilayah berupaya menggerakkan segenap potensi dan aktor pembangunan guna mewujudkan cita-cita meningkatkan kemakmuran, kesejahteraan dan keadilan pembangunan. Dengan disajikannya mata ajaran ini diharapkan Visi dan Misi Program Studi Pembangunan Wilayah dapat tercapai dan dapat menghasilkan lulusan yang utuh, baik pengetahuan, sikap, maupun keterampilan dalam menjalankan profesi geografi.

 

Praktikum Pengembangan Masyarakat ditujukan untuk mendukung Mata kuliah Pengembangan Masyarakat yang disajikan sebagai langkah antisipasi Program Studi Pengembangan Wilayah, Fakultas Geografi, Universitas Gadjah Mada sebagai institusi yang mempersiapkan sumber daya manusia di bidang pengembangan wilayah. Langkah ini selain sebagai respons pengembangan masyarakat sebagai kunci pembangunan wilayah (pranata kewilayahan), sekaligus sebagai antisipasi terhadap berbagai masalah pembangunan di tingkat masyarakat seperti masalah kemiskinan, pengangguran, keterbelakangan dan keterisolaian akses terhadap sumber-sumber pembangunan Program Studi Pembangunan Wilayah berupaya menggerakkan segenap potensi dan aktor pembangunan guna mewujudkan cita-cita meningkatkan kemakmuran, kesejahteraan dan keadilan pembangunan. Praktikum dilakukan tidak hanya di dalam laboratorium tetapi juga praktik pada masyrakat. Selain itu, kegiatan akhir berupa diseminasi hasil praktik Pengembangan Masyarakat menggunakan media daring zoom yang diselaraskan dengan SDGs Seminar Series sehingga dapat dapat menjadi pembelajaran bagi siapa saja.

 

Pilihan Program Studi

Mata kuliah Pembangunan Pertanian Regional merupakan mata kuliah pilihan yang memberikan pemahaman mengenai peran strategis sektor pertanian dalam konteks pembangunan wilayah. Konsep pengembangan pertanian sebagai bagian dari sektor primer diuraikan melalui pemahaman mengenai sistem pertanian dan konsep pertanian berkelanjutan. Pembahasan mata kuliah ini merujuk pada perkembangan isu aktual pertanian sehingga mahasiswa dapat memiliki kemampuan dalam hal perencanaan spasial pertanian hingga penentuan kebijakan pertanian. Selain itu, mata kuliah ini memperdalam aspek krusial pertanian yang berkelanjutan melalui teknologi pertanian, agroindustri, dan ketahanan pangan sebagai tujuan akhir dalam menciptakan sistem pertanian yang tangguh, produktif, dan ramah lingkungan di tingkat regional.

Prasyarat: sudah mengambil mata kuliah Studi Perkotaan (≥ E)

Mata kuliah Pengembangan Kota Kecil dan Menengah merupakan mata kuliah pilihan di Program Studi Pembangunan Wilayah, Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada. Tujuan pokok mata kuliah ini adalah untuk membekali mahasiswa tentang pemahaman dasar mengenai karakteristik, dinamika, serta peran kota kecil dan menengah dalam pembangunan wilayah. Memiliki karakteristik yang berbeda dengan kota besar dan metropolitan, maka perlu diberikan pemahaman mengenai strategi dan kebijakan untuk perencanaan pengelolaan kota kecil dan menengah. Untuk memberikan gambaran yang sesuai dalam pengelolaannya, maka materi mengenai isu, permasalahan, dan potensi terkait kota kecil dan menengah juga akan diberikan sebagai dasar perencanaan pengembangan kota kecil dan menengah. Selain itu, pengalaman pengembangan kota kecil dan menengah di berbagai negara juga diberikan pada akhir perkuliahan mata kuliah ini.

Mata kuliah ini memberikan bekal pengantar bagi mahasiswa untuk dapat memahami kondisi dan situasi system logistic dan rantai pasok nasional dalam Pembangunan wilayah. Mata kuliah ini memberikan pengantar mengenai perencanaan, pelaksanaan, serta monitoring mengenai pergerakan manusia, barang/jasa, ataupun informasi di suatu wilayah. Mata kuliah ini berfokus kepada manajemen logistic perkotaan melalui pendekatan transportasi dan rantai pasok.

Mata kuliah ini merupakan salah satu mata kuliah di program studi pembangunan wilayah yang diselenggarakan setiap semester genap. Mata kuliah ini menjadi dasar bagi setiap mahasiswa prodi pembangunan wilayah untuk belajar mengenai pengolahan data spasial melalui beragam teknik analisis statistik spasial dalam pembangunan wilayah. Tujuan dari mata kuliah statistik spasial adalah agar mahasiswa dapat merancang pengumpulan data berdasarkan lokasi dan menganalisis data spasial, terutama terkait kasus-kasus pembangunan wilayah, serta dapat menafsirkan hasilnya. Materi teoritis dari konsep spasial dasar hingga berbagai metode analisis spasial disampaikan melalui kuliah dan diskusi. Untuk meningkatkan kemampuan analitis, siswa diberikan contoh kasus yang relevan. Contoh-contoh ini diselesaikan dengan dan perangkat lunak melalui tutorial di kelas. Selain itu, mahasiswa diberi tugas baik secara mandiri maupun dalam kelompok untuk mengetahui penerapan pada berbagai kasus. Tujuan dari tugas-tugas ini adalah untuk mempersiapkan mahasiswa agar dapat mengelola dan bekerja dalam tim serta bertanggung jawab atas hasil kerja individu dan kelompok.

Praktikum Statistik Keruangan merupakan mata kuliah yang dirancang untuk memberikan pemahaman dan keterampilan praktis dalam penerapan metode statistik pada data yang memiliki dimensi spasial atau keruangan. Melalui praktikum ini, mahasiswa mempelajari cara mengolah, menganalisis, serta menginterpretasikan data keruangan dengan menggunakan perangkat lunak statistik dan sistem informasi geografis (SIG). Topik yang dibahas mencakup pengantar data spasial, eksplorasi pola keruangan, analisis autokorelasi spasial, regresi spasial, hingga pemodelan berbasis lokasi. Mata kuliah ini menekankan pada kombinasi antara teori statistik keruangan dengan aplikasi praktis melalui studi kasus wilayah, sehingga mahasiswa mampu menghubungkan hasil analisis dengan permasalahan nyata dalam perencanaan wilayah, pengelolaan sumber daya, maupun penelitian geografi.

Mata kuliah Geografi Politik (GPW 3113) berada pada naungan Program Studi Pembangunan Wilayah, Departemen Geografi Pembangunan, Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada. Pada posisi pohon keilmuan geografi, geografi politik pada dasarnya berada dibawah ilmu geografi manusia (human geography), akan tetapi pada mata kuliah ini dikembangkan dengan fungsi untuk mendukung kompetensi mahasiswa sarjana Pembangunan Wilayah yang memiliki kemampuan dalam melakukan Analisa dalam mendukung perumusan kebijakan pembangunan wilayah. Oleh sebab itu, mata kuliah ini dapat disebut sebagai mata kuliah Geografi Politik untuk Pembangunan Wilayah. 

Pengembangan mata kuliah geografi politik ke arah pemanfaatan bagi pembangunan wilayah, akan tetapi materi yang akan disampaikan bukan hanya berkaitan dengan komponen praksis semata, melainkan peserta diharapkan mampu memahami pengetahuan tentang dasar-dasar dari ilmu geografi politik. Dasar materi yang dimaksud yaitu berkaitan dengan historis ilmu geografi politik yang telah dikembangkan pada skala hubungan antar negara. Pemahaman tentang historis keilmuan tersebut yang akan berpengaruh terhadap pola berpikir peserta mata kuliah. Disamping itu, preseden-preseden fenomena yang mengiringi perkembangan ilmu geografi politik dapat menjadi pembelajaran terkait dengan pola pemanfaatan ilmu ini, seperti penggunaan pada zaman imperial atau kerajaan sebelum entitas negara modern saat ini terbentuk, sampai dengan pola pemanfaatan bagi pengelolaan pada sebuah entitas negara modern. Tingkat komprehensifitas cara berfikir yang akan didapatkan peserta mata kuliah, diharapkan akan memunculkan berbagai pilihan dalam menetapkan sebuah pola pembangunan wilayah yang akan dipilih dalam proses praksis yang akan dihadapi pada masa kini sampai masa depan. 

Pada struktur kurikulum Prodi Pembangunan Wilayah, peserta yang mengambil mata kuliah ini disyaratkan telah mengikuti dan lulus dalam mengambil mata kuliah Teori Pembangunan (GPW 1102). Syarat ini dimaksudkan sebagai dasar pemahaman calon peserta mata kuliah geografi politik dalam dinamika dan perkembangan teori pembangunan di dunia. Termasuk pada konteks pemahaman tentang spektrum ideologi dalam pembangunan. Lanjutan pelaksanaan mata kuliah geografi politik ini, mahasiswa akan diarahkan untuk mengikuti mata kuliah Kebijakan Pengembangan Wilayah (GPW 2103). Mata kuliah tersebut menjadi ujung praksis dari penerapan pengetahuan, ketrampilan, sampai sikap dari mahasiswa yang telah mengambil mata kuliah geografi politik, untuk kepentingan berbagai aktivitas pembangunan baik di Indonesia maupun dunia internasional. Disamping itu, peserta yang telah menyelesaikan mata kuliah geografi politik diharapkan mampu untuk mengikuti berbagai peminatan dalam Prodi Pembangunan Wilayah dengan menerapkan prespektif yang multi-spektrum dalam pengembangan setiap bidang atau sektor pembangunan wilayah.

Mata kuliah Pengembangan Sumberdaya Ekonomi Lokal (GPW33142) berada pada naungan Program Studi Pembangunan Wilayah, Departemen Geografi Pembangunan, Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada. Posisi MK ini sebagai mata kuliah pilihan  lanjutan dari MK Ilmu Ekonomi dan Ekonomi Regional yang ditujukan kepada mahasiswa yang memiliki minat dan spesialisasi di bidang ekonomi. Mata kuliah ini mendukung kompetensi lulusan prodi pembangunan wilayah yang memiliki pengetahuan, kemampuan, dan pengetahuan dalam melakukan analisa dalam bidang ekonomi wilayah guna mendukung perumusan kebijakan pembangunan wilayah. 

Pengembangan ekonomi lokal memainkan peran yang sangat penting dalam pembangunan dan kesejahteraan suatu daerah atau wilayah. Peran ekonomi lokal mencakup beberapa aspek utama yang dapat berdampak pada kehidupan masyarakat, lingkungan, dan perkembangan wilayah secara keseluruhan. Mata kuliah Pengembangan Ekonomi Lokal yang dikembangkan prodi pembangunan wilayah bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam tentang bagaimana suatu wilayah atau daerah dapat mengoptimalkan potensi dan sumber daya ekonominya guna mencapai pertumbuhan dan kesejahteraan yang berkelanjutan. Fokus utama dari mata kuliah ini adalah memahami berbagai strategi dan kebijakan yang dapat diterapkan untuk mendorong perkembangan ekonomi di tingkat lokal, baik di perkotaan maupun di pedesaan

Kuliah ini memberikan pengantar dari lingkup, teori, proses prosedur dalam pengembangan ekonomi lokal termasuk berbagai macam strategi kluster, daya saing, pemasaran, kemitraan dan kewirausahaan, sampai akhirnya mahasiswa memiliki kemampuan dalam mengidentifikasi, menganalisis permasalahan dan isu strategis ekonomi lokal. Dengan pemberian tugas mandiri dan tugas kasus untuk diselesaikan. Tugas kasus sekaligus memberikan keterampilan dalam menyusun rencana aksi pengembangan ekonomi lokal.

Pada struktur kurikulum Prodi Pembangunan Wilayah, kuliah ini masuk dalam kuliah pilihan dan dapat menjadi dasar bagi mahasiswa untuk mendalaminya dalam riset, skripsi, ataupun pendampingan masyarakat bahkan mampu mengembangkan aspek kewirausahaan dan menangkap peluang bisnis.

Prasyarat: sudah mengambil mata kuliah KKL 2 (≥ E)

Mata kuliah studio Evaluasi Sumberdaya Wilayah merupakan mata kuliah pilihan. Mata kuliah ini dapat dipilih oleh Mahasiswa yang sudah melaksanakan KKL 2. Mahasiswa yang memilih mata kuliah ini diharapkan dapat melakukan evaluasi terhadap potensi masalah sumber daya yang ada di wilayah tersebut. Teknik evaluasi yang diajarkan adalah sebagai berikut.

1) mengevaluasi hasil regionalisasi, 

2) menemukenali potensi dan masalah, 

3) mengembangkan komoditas unggulan di wilayah tersebut, 

4) menyusun neraca sumberdaya daerah, 

5) evaluasi sumberdaya wilayah

Prasyarat: sudah mengambil mata kuliah KKL 2 (≥ E)

Mata kuliah studio ini adalah kelanjutan dari hasil KKL 2: Studio Analisis Kewilayahan, dengan fokus pendalaman materi pada analisis Informasi Geospasial Tata Ruang dan Kewilayahan. Mahasiswa diharapkan mampu melakukan penilaian (appraisal) terhadap potensi dan permasalahan wilayah.

Wajib Program Studi

Prasyarat: sudah mengambil mata kuliah Teori Keruangan dan Pengantar Perencanaan Pengembangan Wilayah (≥ E)

Mata kuliah Perencanaan Tata Ruang dan Tata Wilayah disajikan sebagai konsekuensi pembentukan dan pengembangan keterampilan mahasiswa dalam mewujudkan kompetensi lulusan Program Studi Pembangunan Wilayah, khususnya dalam menyusun produk rencana pengembangan wilayah yang berdimensi spasial (tata ruang wilayah) dan mendesain peruntukan fungsi ruang geografis dalam penyusunan tata ruang wilayah. Mata kuliah ini berisi tentang penataan ruang wilayah, metode dan teknik perencanaan tata ruang, pengendalian pemanfaatan ruang dan peraturan zonasi, monitoring-evaluasi dan review tata ruang, serta aspek kelembagaan dan peran serta masyarakat dalam penataan ruang. Agar tepat guna dan berhasil guna, Perencanaan Tata Ruang dan Tata Wilayah dikaji dengan strategi kontekstual, artinya sesuai dengan bidang ilmu yang ditekuni oleh mahasiswa. Kuliah diberikan dalam bentuk team teaching dan dilaksanakan dengan metode tatap muka dan praktikum.

Mata Praktikum Perencanaan Tata Ruang dan Tata Wilayah merupakan mata kuliah yang diajarkan di Prodi Pembangunan Wilayah Fakultas Geografi UGM untuk membekali mahasiswa tentang dasar-dasar teknik penyusunan rencana tata ruang baik rencana tata ruang secara umum maupun detail, serta realisasi dan pelaksanaan perencanaan tata ruang wilayah. Mata kuliah diberikan dalam bentuk praktikum di dalam laboratorium, sebagai mata kuliah wajib bagi mahasiswa S1 Prodi Pembangunan Wilayah. Praktikum ini sebagai dasar perencanaan dan pembangunan wilayah menggunakan software GIS (ArcView maupun ArcGIS). Praktikum diberikan dalam bentuk tutorial yang dibagi dalam kelompok (kelas) yang terdiri dari 15-20 mahasiswa dan masing-masing kelompok dibimbing dosen dan didampingi oleh 2 (dua) orang asisten.

Prasyarat: lulus mata kuliah Usulan Penelitian Pembangunan Wilayah (≥ D)

Mata ajaran Seminar Usulan Penelitian Pembangunan Wilayah merupakan salah satu mata ajaran wajib yang menekankan pada seminar hasil penyusunan usulan penelitian berdasarkan metode ilmiah sebagai bagian dari rangkaian proses penulisan skripsi berbasis penelitian. Target utama mata kuliah ini adalah tersusunnya proposal usulan penelitian definitif untuk ditindaklanjuti dengan proses skripsi yang meliputi ujian usulan penelitian dan perbaikan, penelitian lapangan, penyusunan skripsi, dan ujian serta perbaikan final skripsi. Metode pembelajaran yang diterapkan dalam mata kuliah ini adalah metode pendampingan oleh dosen pembimbing skripsi.

Mata kuliah Perencanaan Proyek merupakan salah satu mata ajaran wajib pada Program Studi Pembangunan Wilayah yang memberikan pengetahuan dan kemampuan mahasiswa untuk merencanakan suatu proyek sebagai bagian dari implementasi kebijakan dan program pembangunan. Mata kuliah ini dimaksudkan sebagai wahana untuk meletakkan dasar-dasar pengetahuan dan kemampuan praktis yang komprehensif tentang perencanaan proyek yang secara substansi meliputi tahapan penyiapan, penyusunan, analisis dan penilaian terhadap proyek beserta dinamikanya dalam konteks pembangunan wilayah. Aspek manajemen proyek juga akan menjadi bagian dari mata kuliah ini.

Dalam kontekstualisasi potensi proyek yang dapat dikembangkan dalam bidang pembangunan wilayah telah tertuang dalam dua rezim peraturan perundangan. Pertama, potensi jenis proyek yang dimunculkan dari sumber dana yang berasal dari anggaran negara. Aturan yang menjadi dasar adalah undang-undang tentang perbendaharaan negara beserta turunannya yaitu peraturan presiden tentang Nomor 93 Tahun 2022 Tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Presiden Nomor 106 Tahun 2007 Tentang Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Potensi kedua yaitu jenis proyek yang dapat dilakukan bersumber dari jasa profesional swasta. Aturan hukum yang menjadi rujukan yaitu Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 Tentang Jasa Konstruksi. Didalam aturan tersebut, terdapat jasa konsultasi perencanaan wilayah. Berdasarkan peraturan perundangan yang berlaku di Negara Indonesia ini, maka dapat menjadi bahan dasar untuk mengarahkan mahasiswa terkait dengan studi kasus atau bahkan penerapan mekanisme pembelajaran berbasis proyek di Indonesia. Disamping itu, beberapa skema yang sama juga dapat diterapkan dalam kasus-kasus proyek lintas negara atau pada multi-national company.

Mata kuliah Praktikum Perencanaan Proyek diselenggarakan oleh Program Studi Pembangunan Wilayah sebagai bentuk implementasi teori Perencanaan Proyek yang diperoleh mahasiswa agar mahasiswa mampu melakukan analisis yang bersifat praktikal terhadap kasus-kasus perencanaan proyek yang beragam, baik proyek yang bersifat komersial maupun non-komersial. Praktikum ini menjadi media bagi mahasiswa Pembangunan Wilayah untuk mempelajari mekanisme perencanaan proyek yang aplikatif dalam kegiatan-kegiatan pengadaan barang dan jasa yang diatur oleh instrumen hukum di Indonesia. Praktikum Perencanaan Proyek sekaligus menjadi pembelajaran yang bersifat komprehensif di mana mahasiswa mempraktikkan proses formulasi perencanaan suatu proyek sejak tahapan awal mencari gagasan dan tujuan proyek, mengorganisasikan sumberdaya dan kerangka kerja proyek, menilai kelayakan proyek yang direncanakan, hingga mendokumentasikan keseluruhan proses tersebut ke dalam dokumen-dokumen yang bersifat teknis.

Mata kuliah Kebijakan Pengembangan Wilayah diberikan pada semester ketiga dengan status sebagai mata kuliah wajib. Hal tersebut untuk memberikan gambaran kepada mahasiswa sendini mungkin untuk mengetahui bahwa elemen kebijakan merupakan hal yang esensial dalam pembangunan wilayah. Selain pemahaman tentang konsep dan lingkup kebijakan pengembangan wilayah, mata ajaran ini memberikan prinsip-prinsip analisis kebijakan dan perumusan kebijakan pengembangan wilayah, serta variasi kebijakan antara perdesaan dan perkotaan, antar wilayah dan antar ideologi. Mata ajaran kebijakan pengembangan wilayah memberikan wawasan kepada mahasiswa tentang prinsip-prinsip analisis kebijakan dan penyusunan pengembangan wilayah. Isi mata kuliah meliputi (1) memahami pengertian kebijakan pengembangan wilayah, pengertian masing-masing elemen penyusun, lingkup, dan siklus kebijakan, (2) memahami dan menilai perbedaan kebijakan pengembangan wilayah berdasarkan orientasi dan ideologi pembangunan nasional, (3) memahami kedudukan, kontribusi kebijakan pengembangan wilayah dalam struktur pembangunan nasional, dan (4) memahami dan menilai isu-isu utama dalam pembangunan wilayah perkotaan dan perdesaan serta indikator keberhasilannya. Metode pembelajaran yang digunakan meliputi ceramah, diskusi, kuis, dan tugas kelompok.

Mata kuliah ini mempelajari konsep mengenai strategi dalam hal ini perencanaan strategis yang dapat diterapkan pada organisasi publik kaitannya dengan pengembangan wilayah. Mata kuliah ini banyak bermuatan praktis untuk menerapkan perencanaan strategis dalam pengembangan sektor yang dikaitkan dengan pengembangan wilayah. Mata kuliah ini diberikan para para mahasiswa Jurusan Perencanaan Pengembangan Wilayah semester 5 bersifat pilihan. 

Mata kuliah ini mempelajari konsep mengenai strategi dalam hal ini perencanaan strategis yang dapat diterapkan pada organisasi publik kaitannya dengan pengembangan wilayah. Mata kuliah ini banyak bermuatan praktis untuk menerapkan perencanaan strategis dalam pengembangan sektor yang dikaitkan dengan pengembangan wilayah. Mata kuliah ini diberikan para para mahasiswa Jurusan Perencanaan Pengembangan Wilayah semester 5 bersifat pilihan. 

Diawali dengan sejarah perencanaan strategis, tahapan dan metode penyusunan, analisis Stakeholders, analisis SWOT, penyusunan matrik perencanaan, indikator SMART. Kuliah ini banyak dilakukan dengan sistem diskusi, pemberian contoh-contoh, penalaran mahasiswa untuk mengkaji organisasi di lingkungannya termasuk mempelajari perencanaan strategis Fakultas Geografi. Pada salah satu acara perkuliahan, menghadirkan narasumber yang berasal dari pengurus fakultas dan senat fakultas. Para mahasiswa diberi tugas untuk mengkaji perencanaan strategis organisasi bisnis, organisasi publik, organisasi non pemerintah dan bahkan organisasi politik. Para mahasiswa dapat mencari informasi tersebut melalui website, booklet dan laporan serta dokumen perencanaan strategis organisasi yang dikajinya.

KKL III adalah KKL tingkat program studi yang lebih spesifik sesuai tujuan pembelajaran yaitu pengembangan wilayah. Mata ajaran ini mendukung pencapaian visi dan misi program studi dalam hal memberikan kemampuan kepada mahasiswa untuk menyusun rencana pengembangan wilayah sesuai dengan prinsip-prinsip ilmiah yang dikaitkan dengan prioritas dan permasalahan yang dihadapi wilayah. Metode pembelajaran yang digunakan meliputi ceramah, diskusi, tugas kelompok, presentasi kelompok.

Pilihan Program Studi

Decision Support Systems (DSS) for Regional Development, SKS 2, Semester VI, Pilihan

Mata kuliah Decision Support System untuk Pembangunan Wilayah (DSS untuk PW) merupakan salah satu mata kuliah baru di Program Studi Pembangunan Wilayah. Mata kuliah ini merupakan mata kuliah pengembangan sekaligus penajaman lebih lanjut dari “embrio” mata kuliah pada kurikulum sebelumnya yaitu Manajemen Informasi Wilayah. Mata kuliah ini ditujukan untuk membekali calon lulusan Prodi PW khususnya dalam hal peningkatan kemampuan menyusun skenario-skenario pembangunan dan melatih kemampuan dalam membuat keputusan-keputusan penting dalam kaitannya dengan pembangunan wilayah.

Salah satu hal penting sebagai bekal bagi lulusan Program Studi Pembangunan Wilayah adalah kapasitas dan kemampuan dalam menyusun pilihan, alternatif dan skenario pembangunan wilayah serta membuat suatu keputusan. Sehingga untuk mendukung dan membekali kemampuan tersebut diperlukan suatu bentuk perkuliahan dan pembelajaran yang berbasis sistem informasi dengan dilandasi kemampuan dasar dan analisis pembangunan wilayah. Selain itu dengan adanya mata kuliah ini mahasiswa juga dikenalkan dengan berbagai jenis perangkat lunak (software) yang dapat digunakan untuk mendukung keputusan dalam hal pembangunan wilayah. Sehingga dengan bekal tersebut kemampuan dan kapabilitas mahasiswa semakin meningkat dan dapat lebih bermanfaat setelah lulus nantinya ketika diterapkan dalam institusi-institusi yang berhubungan dengan pembangunan wilayah.

 

Mata kuliah ini memuat sesi praktikum untuk mendukung Mata kuliah DSS untuk Pembangunan Wilayah (GPW3115). Praktikum Decision Support System (DSS) untuk Pembangunan Wilayah merupakan salah satu mata kuliah di program studi pembangunan wilayah yang diselenggarakan setiap semester genap. Mata kuliah ini menjadi dasar bagi setiap mahasiswa prodi pembangunan wilayah untuk belajar mengenai teknik-teknik pengambilan keputusan dalam pembangunan wilayah. Bukan hanya pada tataran sebagai mata kuliah teoritik semata, DSS untuk Pembangunan Wilayah juga dituangkan dalam bentuk praktikum dengan tujuan sebagai media pembelajaran mengenai praktik pada proses dan teknik pengambilan keputusan pada kasus pembangunan wilayah. Praktikum ini terdiri dari empat materi pokok yang diturunkan menjadi enam acara. Materi pokok tersebut mulai dari konsep dasar Analytic Hierarchy Process (AHP) dan aplikasinya pada kasus pengambilan keputusan dalam pembangunan wilayah, analisis multi kriteria spasial, serta analisis sentralitas graph dan aplikasinya dalam pemilihan/kesesuaian lokasi dalam pembangunan wilayah.

Mata kuliah ini menjelaskan tentang pengarusutamaan pengurangan risiko bencana dalam pembangunan wilayah. Metode pembelajaran yang digunakan meliputi ceramah, diskusi, kuis, tugas individual, tugas kelompok, presentasi kelompok. Mata kuliah Pengembangan Wilayah berbasis Risiko Bencana bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa kepada terhadap pengarusutamaan pengurangan risiko bencana ke dalam proses perencanaan pembangunan wilayah untuk menciptakan pembangunan yang berkelanjutan.

Mata kuliah Pembangunan Wilayah diawali dengan materi tentang pengantar dan isu-isu pembangunan wilayah berbasis ICT, Smart City, SPBE, Industry 4.0, dan Society 5.0. Pembahasan juga mencakup pembangunan perkotaan dan desa berbasis ICT. Implementasi mengenai pengembangan smart city dan smart village di Indonesia juga diberikan untuk memahami peran Smart City, Village, and Region (SCRV) dalam pembangunan wilayah pada era ICT. Selain itu beragam pemanfaatan dan aplikasi berbasis ICT juga dibahas dalam mata kuliah ini. Untuk membahas keterkaitan globalisasi dan ICT dalam perkuliahan ini, maka dibahas pula mengenai ICT dan Rural Urban Linkages dan ICT dalam bidang pertanian. Pemahaman tentang Website, Big Data, dan Artificial Intelligence diberikan untuk mengetahui perannya dalam penyajian data untuk mendukung pembangunan wilayah.

Mata kuliah ini merupakan salah satu mata kuliah di Program Studi Pembangunan Wilayah yang diselenggarakan setiap semester genap. Mata kuliah ini merupakan mata kuliah pilihan yang menjadi kelanjutan bagi setiap mahasiswa Prodi Pembangunan Wilayah untuk belajar mengenai pembangunan wilayah berkelanjutan. Diselenggarakan secara blended learning 60% tatap muka dan 40% daring (online). Pengembangan wilayah berkelanjutan adalah konsep dan proses pengembangan wilayah yang memperhatikan aspek lingkungan, ekonomi dan sosial yang proaktif pada pengembangan perencanaan yang berorientasi jangka panjang dengan fokus pada pemenuhan kualitas hidup generasi sekarang dan generasi mendatang. Tujuan dari mata kuliah ini agar mahasiswa dapat mengidentifikasi permasalahan pembangunan wilayah dan merancang perencanaan kebijakan pembangunan wilayah yang berkelanjutan. Untuk meningkatkan kemampuan analisis, mahasiswa diberikan contoh kasus yang relevan yang telah terjadi. Selain itu, mahasiswa diberi tugas secara berkelompok untuk praktik penerapan pembangunan wilayah berkelanjutan pada berbagai kasus kemudian mempresentasikannya di kelas. Tujuan dari penugasan partisipatif ini adalah untuk mempersiapkan mahasiswa tidak hanya memahami substantif tetapi juga bekerja dalam tim dan mengkomunikasikan hasil tugas di kelas maupun dalam bentuk seminar SDGs.

Prasyarat: sudah mengambil mata kuliah Studi Perkotaan (≥ E)

Mata kuliah Manajemen Perkotaan merupakan mata kuliah pilihan di Program Studi Pembangunan Wilayah, Fakultas Geografi, Universitas Gadjah Mada. Diawali dengan materi mengenai pentingnya manajemen perkotaan bagi pembangunan wilayah serta kaitannya dengan bidang geografi serta beberapa indikator dalam manajemen perkotaan. Kemudian materi dilanjutkan dengan memberikan paparan tentang peran berbagai pihak seperti pemerintah, swasta, dan masyarakat dalam pengelolaan perkotaan. Pembahasan mengenai problematika serta keberhasilan pengelolaan daerah perkotaan juga diberikan untuk memahami pentingnya manajemen perkotaan dalam pembangunan wilayah. Pengaturan kelembagaan dalam manajemen perkotaan penting untuk mengetahui kinerja institusi dalam pengelolaan perkotaan. Hal ini di pertemuan selanjutnya dilengkapi dengan aspek governance dalam manajemen perkotaan. Implementasi dan teknik dalam pengelolaan perkotaan juga disampaikan sebagai pendalaman materi mengenai metode dalam manajemen perkotaan. Diharapkan setelah mengikuti proses pembelajaran mata kuliah ini, mahasiswa mendapat pengetahuan dan pemahaman yang komprehensif dan terpadu tentang manajemen perkotaan dalam pembangunan wilayah.

Dalam pembahasan soal gender, praktisi pembangunan dan aktivis gerakan sosial memperhatikan kesenjangan yang ada di antara laki-laki dan perempuan dalam hal hak-hak, tanggung jawab, akses dan penguasaan terhadap sumber daya alam serta pengambilan keputusan dalam keluarga, di komunitas dan di tingkat nasional. Laki-laki dan perempuan kerap kali memiliki perbedaan dalam prioritas, hambatan dan pilihan terkait dengan pembangunan serta dapat mempengaruhi dan dipengaruhi secara berbeda oleh program-program pembangunan. Untuk meningkatkan efektivitas, pertimbangan-pertimbangan tersebut perlu disikapi dalam semua perencanaan dan penanganan program pembangunan. Jika tidak disikapi secara serius, permasalahan gender dalam pembangunan tidak saja hanya akan menghasilkan inefisiensi serta tidak berkelanjutan, tetapi juga dapat memperburuk kondisi ketidaksetaraan yang ada. Memahami isu gender dalam pembangunan ditujukan untuk memperhatikan persoalan gender dan membangun kapasitas untuk menghadapi dampak-dampak ketidaksetaraan dan untuk memastikan adanya keberlanjutan. 

Mata kuliah Perencanaan Lingkungan dan Perubahan Iklim untuk Pembangunan mengkaji peran perencanaan lingkungan dalam menjawab tantangan perubahan iklim untuk pembangunan daerah. Mata kuliah ini mencakup ilmu iklim, perencanaan dan kebijakan lingkungan, strategi perencanaan regional dan studi kasus yang menyoroti pembangunan berkelanjutan di beberapa lokus, yaitu di daerah perkotaan, pedesaan dan pesisir. Selain materi berupa konsep, beberapa hal teknis juga disampaikan di dalam perkuliahan, yaitu metode/cara perencanaan lingkungan, strategi perencanaan lingkungan, kerangka kerja tata kelola dan strategi pelibatan masyarakat untuk ketahanan iklim dan perencanaan lingkungan.

Untuk bisa mengikuti mata kuliah ini dengan baik, mahasiswa disarankan untuk sudah mengikuti dan lulus mata kuliah Teori Pembangunan dan Hukum Lingkungan dan Pertanahan Pembangunan Wilayah.

Mata kuliah Perencanaan Pengembangan Pariwisata memberikan pemahaman komprehensif mengenai proses perencanaan pariwisata yang strategis dan berkelanjutan. Mata kuliah ini mengarahkan mahasiswa untuk mempelajari berbagai paradigma dan pendekatan dalam perencanaan pariwisata, dengan mempertimbangkan segmentasi wisatawan domestik dan internasional. Pembahasan materi yang disajikan meliputi tahapan-tahapan penting seperti perencanaan objek dan daya tarik wisata berdasarkan komponennya, serta pendalaman mengenai penyusunan Rencana Induk Pembangunan Pariwisata Daerah (RIPPARDA). Selain itu, mata kuliah ini mengintegrasikan prinsip-prinsip manajemen strategis, mulai dari sejarah, pelingkupan, hingga tahapan penyusunan rencana strategis (renstra), yang mencakup identifikasi peran para stakeholder serta perumusan visi dan misi sebagai landasan utama dalam mengarahkan pengembangan pariwisata yang terstruktur dan berdaya saing.

Prasyarat: sudah mengambil mata kuliah Geografi Regional Indonesia (≥ E)

Mata Kuliah Regional Geography of ASEAN Countries merupakan Mata kuliah pilihan prodi pada semester 7.  Perkuliahan dilaksanakan selama 13 minggu, dengan metode luring (80%) dan daring (20%), kegiatan terstruktur (tugas dan presentasi kelompok) dan belajar individu.  Learning Melalui mata kuliah ini, mahasiswa diharapkan dapat memahami pendekatan dan ruang lingkup Geografi Regional Negara-negara Asia Tenggara; dapat memahami karakteristik negara-negara Asia Tenggara yang terdiri dari sejarah kawasan, letak geografis, dan kebijakan pembangunan kawasan; dan dapat mengidentifikasi isu, peluang, permasalahan di negara-negara Asia Tenggara dan menganalisis aspek globalisasi.

Perencanaan pelayanan dan infrastruktur wilayah memberikan pengetahuan kepada mahasiswa tentang pentingnya pelayanan dan infrastruktur wilayah dalam menunjang aktivitas masyarakat baik di wilayah perkotaan maupun perdesaan. Ketersediaan infrastruktur sebagai salah satu tolok ukur keberhasilan pembangunan membutuhkan proses perencanaan dan pembiayaan yang tidak sedikit. Dalam memenuhi kebutuhan infrastruktur wilayah pemerintah juga memerlukan partisipasi stakeholder lain. Keterpaduan pembangunan, dimana kegiatan yang dilaksanakan memiliki sinergi dengan kegiatan pembangunan yang lain menjadi sangat penting dalam kerangka pengembangan wilayah. Pembangunan daerah dapat berkembang baik apabila semua fasilitas dan pelayanan yang merangsang peningkatan produksi berada dan terkonsentrasi (pada lokasi tertentu) pada suatu daerah. Oleh karena itu, pembangunan harus dimulai dengan membentuk suatu pusat pelayanan yang dimulai pada lokasi tertentu dan dikembangkan melalui mekanisme pusat yang berjenjang ke daerah sekitarnya. Sistem pembangunan nasional yang direncanakan selalu dikaitkan dengan pembangunan tingkat regional dan dihubungkan dengan pembangunan tingkat lokal (daerah perdesaan). Sistem pembangunan yang dibangun juga terkait dengan pembangunan jaringan dan infrastruktur pelayanan pembangunan.

Pilihan Lintas Program Studi Kartografi dan Penginderaan Jauh

Mata kuliah ini membekali mahasiswa dengan pengetahuan tentang pengelolaan berbagai proyek survey dan pemetaan. Pekerjaan survei dan pemetaan merupakan kegiatan yang secara membutuhkan resources, prosedur, dan tata pelaksanaan yang spesifik. Pada mata kuliah ini dibahas berbagai hal berkaitan dengan kegiatan survei dan pemetaan meliputi persyaratan sumberdaya yang dibutuhkan; prosedur dan tahapan kerja; mekanisme pemantauan dan kontrol; hingga pelaporan dan diseminasi hasil kegiatan.

Wajib Universitas

Skripsi merupakan bagian akhir studi program S1 Fakultas Geografi UGM dan menjadi syarat wajib untuk meraih gelar sarjana Geografi. Penyusunan skripsi dilakukan melalui tiga tahap penyusunan yaitu

(1) penyusunan dan ujian proposal penelitian, 

(2) riset atau penelitian lapangan, 

(3) penulisan dan pembimbingan skripsi, dan 

(4) Ujian Skripsi (syarat yudisium). 

Proses penyusunan skripsi tersebut ditargetkan berlangsung tidak lebih dari 1 (satu) semester. Telah mengambil minimal 135 SKS.

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan program terpadu Universitas Gadjah Mada dalam implementasi Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian pada masyarakat, sekaligus memberikan bekal kemampuan dan pengalaman serta menanamkan kepedulian sosial mahasiswa pada masyarakat.

Mata kuliah pendukung KKN-PPM.

Mata kuliah pendukung KKN-PPM.

Mata kuliah pendukung KKN-PPM.

Pilihan Universitas

Mata kuliah ini bertujuan untuk membekali mahasiswa tentang pengertian entrepreneurship, tahapan pengembangan entrepreneurship, karakteristik entrepreneur, kreativitas dalam berbisnis, mencari ide bisnis, kesuksesan usaha, jenis-jenis usaha, dan teknik memulai usaha

Pilihan Program Studi

Prasyarat: sudah mengambil mata kuliah Geografi Perdesaan (≥ E)

Mata kuliah Perencanaan Desa merupakan salah satu mata kuliah yang mendasari pengetahuan mahasiswa mengenai salah satu dimensi terapan dari substansi geografi perdesaan dalam konteks studi pembangunan wilayah. Mata kuliah ini dimaksudkan sebagai dasar-dasar pengetahuan yang komprehensif tentang perencanaan wilayah perdesaan yang secara substansi meliputi aspek-aspek perencanaan fisik ruang dan infrastruktur, ekonomi, pengelolaan sumberdaya perdesaan, ekologi dan kegiatan-kegiatan sektoral yang dilakukan masyarakat perdesaan dalam konteks lokal dan global beserta kedudukannya dalam pembangunan wilayah.

Mata kuliah Studio Perencanaan Kawasan bertujuan membekali mahasiswa dengan kemampuan praktis dalam merumuskan rencana pengembangan kawasan yang strategis dan spasial melalui pendekatan kolaboratif. Dalam mata kuliah ini, diharapkan mahasiswa tidak hanya mampu menyusun dokumen perencanaan yang komprehensif, tetapi juga dapat mempresentasikan ide dan argumen mereka secara efektif kepada berbagai pemangku kepentingan. Penekanan pada aspek praktikal dan kolaboratif ini menjadikan mata kuliah studio ini sebagai wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi perencanaan kawasan secara praktikal dan komprehensif.

Career Skills in Regional Development merupakan mata kuliah pendalaman jenjang karier di bidang pembangunan wilayah yang diarahkan pada enam komponen utama. Komponen tersebut meliputi jenjang karier di bidang pemerintahan (ASN), sektor private, pendidikan, research atau penelitian, NGO, dan entrepreneur berupa konsultan. Pembelajaran pada mata kuliah ini akan diisi oleh beberapa praktisi yang kompeten di bidangnya sehingga semakin memperdalam pemahaman peserta didik terkait jenjang karier pembangunan wilayah pada enam komponen tersebut.

Kerja Praktek (KP) merupakan mata kuliah pilihan di Program Studi Pembangunan Wilayah yang dapat dilakukan mulai dari mahasiswa memasuki pembelajaran minimal di Semester 7. Mata kuliah Kerja Praktik (KP) memiliki jumlah 3 SKS dengan saran waktu pelaksanaan minimal selama 1 (satu) bulan. Selain itu, pelaksanaan Kerja Praktek (KP) secara lebih detail akan mengikuti arahan dari instansi. Maksud dari pelaksanaan mata kuliah Kerja Praktek (KP) adalah memberikan pengalaman langsung di dunia kerja agar mahasiswa dapat merasakan suasana dan kultur kerja profesional serta menjembatani teori akademik dengan praktik

Etika Profesi merupakan mata kuliah yang bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai prinsip, sikap, dan tingkah laku yang seharusnya dimiliki dalam melaksanakan tugas-tugas profesional, khususnya dalam bidang geografi dan pembangunan wilayah. Melalui mata kuliah ini, mahasiswa diharapkan mampu memahami nilai-nilai moral, norma, serta tanggung jawab profesi sehingga dapat diterapkan tidak hanya dalam menjalankan peran akademis maupun praktis di lapangan, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, etika profesi berperan penting dalam membentuk integritas, profesionalitas, dan kepekaan sosial bagi calon praktisi maupun akademisi geografi pembangunan wilayah.

Mata kuliah ini merupakan mata kuliah pilihan sebagai lanjutan dan pendalaman dari Kuliah Kerja Lapangan 3: Studio Perencanaan Pengembangan Wilayah. Aspek lanjutan dan pendalaman dari mata kuliah ini berfokus pada pendalaman dinamika wilayah malalui penerapan berbagai metode analisis seperti sistem dinamis, analisis tren, theory of change, dan lain-lain. Diharapkan mata kuliah ini dapat mendukung kemampuan para calon sarjana pembangunan wilayah dalam merumuskan kebijakan perencanaan pembangunan wilayah dengan adaptif dan mampu mempertimbangkan risiko dan dinamika pembangunan yang ada.

Mata kuliah World Regional Geography adalah mata kuliah pilihan yang membahas tentang penerapan geografi regional pada konteks dunia. Mata kuliah ini berisi tentang pemahaman tentang konsep regionalisasi dan fenomenanya pada konteks dunia. Mata kuliah ini menyajikan pemahaman proses geografi baik aspek fisik, lingkungan, sosial, ekonomi, dan politik berpengaruh pada regionalisasi dunia dan tentunya dampaknya pada konteks nasional di Indonesia dan regional Asia Tenggara maupun Asia Pasifik. Mata kuliah ini diharapkan dapat membuka cakrawala mahasiswa geografi akan dinamika wilayah dunia yang luas dan kompleks. Mata kuliah ini juga berupaya menyiapkan mahasiswa sebagai global citizen yang melek akan isu global dan dapat menjadi modal interaksi lintas negara.

Mata kuliah Sistem Informasi Tata Ruang merupakan mata kuliah pilihan yang diajarkan di Prodi Pembangunan Wilayah, Fakultas Geografi UGM. Secara umum, mata kuliah ini memberikan gambaran kepada mahasiswa untuk dapat mengaplikasikan analisis data spasial ke dalam perencanaan tata ruang. Dengan demikian, muatan mata kuliah ini mengarah kepada aspek analisis data untuk perencanaan tata ruang dan evaluasi rencana tata ruang. Secara umum, muatan dari mata kuliah ini meliputi penyiapan data dasar (database) spasial untuk tata ruang, analisis jaringan, analisis data spasial melalui model builder, evaluasi penggunaan lahan, dan analisis perencanaan kawasan. Pembelajaran Sistem Informasi Geografi Tata Ruang dilaksanakan melalui metode kuliah tatap muka dan daring, dilengkapi dengan mata kuliah praktikum yang memanfaatkan software GIS berupa ArcGIS dan Quantum GIS.

Mata kuliah praktikum Sistem Informasi Tata Ruang merupakan mata kuliah praktikum pilihan yang diajarkan di Prodi Pembangunan Wilayah, Fakultas Geografi UGM. Secara umum, mata kuliah praktikum ini memberikan gambaran kepada mahasiswa untuk dapat mengaplikasikan analisis data spasial ke dalam perencanaan tata ruang. Dengan demikian, muatan praktikum mengarah kepada aspek analisis data untuk perencanaan tata ruang dan evaluasi rencana tata ruang. Secara umum teknis aplikatif muatan praktikum ini linear dengan mata kuliah teori yang meliputi penyiapan data dasar (database) spasial untuk tata ruang, analisis jaringan, analisis data spasial melalui model builder, evaluasi penggunaan lahan, dan analisis perencanaan kawasan. Pembelajaran Sistem Informasi Geografi Tata Ruang dilaksanakan melalui metode kuliah tatap muka dan daring, dengan memanfaatkan software GIS berupa ArcGIS dan Quantum GIS.

Nama Mata kuliah

SKS

Status

Mengulang/MK Pilihan